“Pak Harto The Untold Stories”; Kontroversi yang Belum Usai

Buku “Pak Harto The Untold Stories” diluncurkan  pada Rabu, 8 Juni 2011. Sejak awal peluncurannnya buku ini sudah menjadi kontroversi bagi masyarakat Indonesia terutama di kalangan politikus. Orang-orang yang memuji ataupun  yang menghujat buku ini terus bertambah. Sampai sekarang, tepatnya tujuh bulan sejak diluncurkan, masih banyak kalangan dan acara-acara yang membahas dan mendiskusikan buku ini, salah satunya seperti yang diselenggarakan pada acara Pesta Buku Bandung 2012, Sabtu, 4 Pebruari 2012 di Gedung Landmark Bandung. Acara ini terselenggara atas kerja sama panitia pameran Pesta Buku Bandung 2012, Yayasan Harapan Kita Jakarta, dan Paramedia Komunikatama.

Bedah buku yang menghadirkan Mayjen (Purn) Issantoso (mantan ajudan Pak Harto) dan AM. Fatwa (Politisi Islam) sebagai pembicara, dipandu oleh Bakkarudi sebagai moderator, dimulai jam 14.30. Lebih dari 100 kursi yang disediakan oleh panitia terisi penuh oleh peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Dalam acara itu juga diberikan pembagian bantuan pengadaan buku untuk sekolah se-Bandung Raya. Selain mereka, peserta yang mengikuti bedah buku juga mendapat bingkisan buku-buku tentang Pak Harto di antaranya “Pak Harto Pahlawan Indonesia”, dan “Hati Nurani Berbicara.”

Berdasarkan keterangan salah seorang panitia dari Yayasan Harapan Kita, kegiatan pembagian buku ini termasuk kegiatan yang sering dilakukan oleh Yayasan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan terutama di bidang sejarah tokoh-tokoh Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*